Debar Jantung dan Gelombang Suara

Tanpa kembang berkarang, jua tanpa melati putih
Hanya satu pandang yang memastikan: untukmu
Entah apa. Ya, entah apa wujudnya yang kuberikan untukmu

Tapi t’lah kubuang semua teori tentang cinta
Kuenyahkan larik-larik puisinya Chairil yang berjudul “Sia-sia”
Dan lagu pop? Telah kumatikan di setiap nada

Kukatakan, aku cinta kamu
Lalu kuserahkan takdir pada debar jantung dan laju gelombang suara

Jakarta, 7 Maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s