Selamat Tinggal Bandung

Sejak akhir Agustus lalu saya tidak lagi berada di Bandung. Saya tinggal di kampung halaman, Bukittinggi, dan untuk selanjutnya di kota Padang, Sumatera Barat. Kenapa?

Sulit bilangnya. Yang jelas kuliah saya di ITB udah habis, tanpa pernah mengenakan toga ITB. Sekarang saya coba ngelanjutin di Universitas Andalas, fakultas MIPA. Cerita lengkapnya jangan ditanya ya… hehe…

14 Oktober lalu saya terbang pake pesawat Merpati ke Bandung, tinggal selama 4 hari disana untuk membereskan barang-barang dan segera cabut dengan bus Bintang Kedjora pada hari Jumat 19 Oktober. Sempat ketemu beberapa teman, cerita-cerita dan sampaikan salam pisah. Juga foto-foto beberapa tempat menarik di ITB.

Bandung terasa makin panas, tapi meninggalkan banyak kenangan… Mulai dari makanannya, aktivitas selama saya disana, sampai seseorang berinisial M. Jadinya, saya ingin kembali kesana. Entah kapan…

This Post was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

15 thoughts on “Selamat Tinggal Bandung

  1. bagus tuh, bisa ngelanjutin dari sekarang, dan berharap juga bisa cepet selesai. kalau sudah bekerja, susah banget utk ngatur waktu dll, banyak godaannya lah. hehe

    tetap semangat🙂

    Like

  2. waah ed di padang kini yo diak, di unand pulo? dimanapun yg penting happy ed! dunia milik Allah🙂
    uni juga mohon maaf lahir bathin, br sempat BW.

    Like

  3. Mohon maaf lahir dan batin, meskipun udah telat..
    (*tapi masih syawal toj?)

    Selamat menikmati perjuangan yang baru
    semoga lebih banyak mutiara hikmah ditemui =)
    ganbarou, ne!

    Like

  4. Makasih ya semuanya…
    Sekarang saya sedang menata kehidupan baru nih. Kalau dulu sedikit-sedikit belajar bahasa Sunda, sekarang kudu bisa ngomong bahasa minang dengan logat Padang nih…

    Like

  5. Di tambah komentar yang di atas ini jadi bertiga ributnya🙂 apalagi di tambah komentar saya, jadi berempat ributnya🙂

    Like

  6. basaba ce ndan,, lai ndak karek’an ce yang marasoan “lulus tanpa toga” di ITB doh,,kawan2 ambo lah 2 urang lo jurusan perminyakan ’99 yg co itu,,tapi kalo yang lai ka rasaki tu tetap juo ndak ka pai kama,,kini nyo alah jadi juragan angkot!!
    hahhahahhaha,,,,
    be bravo,,dunsanak…!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s