Wisata Rohani

Agak mirip dengan postingan beberapa waktu sebelumnya (yang tentang Masjid Agung Bandung). Ini kepikiran lagi ketika lihat selebaran yang ditempel di sekitaran kost-an, dari pengurus masjid di daerah sana. Isinya, undangan untuk ikut dalam Wisata Rohani ke masjid kubah emas di Depok.

Hanya ingin mempertanyakan lagi apa itu wisata rohani? Kegiatan wisata biasanya digunakan untuk refreshing, menyegarkan otak dan tubuh yang sengsara dilanda kesibukan hari-hari. Wisata rohani, bisa berarti kegiatan wisata dengan tema religius. Atau, kegiatan wisata untuk menyegarkan suasana rohani.

Sampai disana tak ada masalah, barangkali. Nah, sekarang bagaimana kalau tempat beribadah dan tempat-tempat suci dijadikan obyek “wisata rohani”?
Kasus Masjid Agung Bandung itu. Dengan kondisinya yang begitu mengenaskan untuk ukuran sebuah masjid besar – sudut ruangan yang gelap, kumuh dan kusam. Keramik lantai yang retak. “Jamaah” yang bergelimpangan tidur di berbagai tempat. Bau asap rokok. Sedangkan pada hari-hari tertentu menara masjid yang tinggi menjulang itu bebas dikunjungi siapapun, dengan membeli tiket yang bertuliskan “wisata rohani”.

Entah energi rohaniah apa yang didapatkan. Entah tema religius apa yang diusung. Toh, tak ada bedanya “wisata rohani” ke puncak menara masjid ini dengan wisata ke puncak Monas.

Tentang masjid kubah emas … Ah, sudah lama berita miring tentang masjid itu beredar. Bukan soal pembangunannya, melainkan soal pemanfaatannya. Masjid yang lebih dikenal sebagi tempat wisata ketimbang beribadah. Dan kalo ngadain wisata rohani kesana, apa yang didapat? Semacam pencerahan dan inspirasi religius, atau hanya menyegarkan pandangan mata?

Semestinya sebuah masid dirawat, dan diramaikan dengan kegiatan ibadah dan tarbawiyah (pembinaan diri). Semestinya masjid penuh dengan senyum ceria bocah-bocah yang habis belajar iqra, didampingi ibu mereka yang habis mengikuti majelis taklim dan bapak yang habis ikutan tahsin. Bukan dipenuhkan dengan orang-orang yang menggelar tikar, menyantap nasi di halaman masjid, lalu tidur.

Wisata rohani? Gak ada itu …

EdSkywalker.Net

This Post was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s